Akses 101 Trik Meningkatkan Konversi Penjualan Online

Jika anda sekarang ini berusaha untuk mendapatkan uang dari bisnis online, cepat atau lambat anda akan menemui permasalahan ini : konversi.

Topik yang paling membuat frustasi para pebisnis online. Bagaimana anda bisa mendapatkan lebih banyak pembeli dari jumlah traffic yang sama?

Satu-satunya alasan yang membuat konversi terkesan menyeramkan adalah ada banyak poin yang bisa salah.

Kebanyakan tidak sulit untuk diperbaiki, tapi satu dari ribuan masalah kecil bisa menghalangi anda dari mendapatkan konversi yang seharusnya anda dapatkan.

Kami tidak akan menjejali ada dengan ribuan tips yang mungkin anda tidak akan lakukan, tapi kami akan membocorkan 101 cara untuk membantu anda memulai dengan mudah.

Berikut adalah 101 perbaikan yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan konversi penjualan online anda.

1. Apakah produk atau jasa anda menyelesaikan masalah yang benar-benar dipedulikan orang-orang?

Bagaimana anda bisa tahu? Jika apa yang anda jual tidak menarik bagi prospek anda, anda sudah gagal sebelum memulai.

Pastikan anda menjual sesuatu yang diinginkan orang.

2. Buat calon pelanggan anda tahu bahwa mereka membeli dari manusia.

Jaga komunikasi dan bahasa yang anda gunakan agar tetap personal, ramah, dan sopan.

3. Bagikan cerita tentang bagaimana anda menyelesaikan masalah ini untuk diri anda sendiri sebelum mulai menjual solusi untuk orang lain.

Biarkan pembaca melihat dari sudut pandang anda. Biarkan calon pembeli merasa, “Wow, orang ini sangat mirip denganku”.

4. Betulkan typo anda, pastikan link anda bekerja. Link yang broken / rusak – ( tidak dapat di klik menuju tujuan yang seharusnya ) akan membuat konversi anda berhenti.

Hindari kesalahan receh yang dapat membuat anda terlihat bodoh / tidak profesional.

Yakinkan konsumen anda bahwa anda tahu apa yang anda lakukan.

5. Uji dua headline. Ketika anda menemukan pemenangnya, Gunakan dan bandingkan dengan headline baru.

Terus eliminasi yang menjadi nomor kedua. Google Ads adalah cara yang cepat dan efisien untuk melakukan ini.

6. Uji coba versi “buruk” dari copywriting penjualan anda.

Font yang membosankan, layout yang kosong, tidak ada warna yang indah.

Anehnya, terkadang tampilan yang sederhana bekerja lebih baik.

Jangan hanya jalankan versi jelek ini tanpa melakukan uji coba, karena ini tidak selalu bekerja.

7. Daripada mengirimkan traffic secara langsung ke halaman penjualan, arahkan mereka ke beberapa pesan autoresponder terlebih dulu.

Beri mereka informasi yang cukup untuk membangun kepercayaan mereka dan biarkan mereka tahu bahwa anda adalah pilihan yang terbaik.

8. Perkuat CTA anda. Pastikan anda sudah memberitahu dengan jelas pada pembaca apa yang harus dilakukan selanjutnya.

9. Pastikan anda sudah mendeskripsikan produk atau jasa anda dengan cukup detail.

Jika fisik, beri dimensi dan beberapa foto yang bagus. Jika digital, tambahkan ukuran file yang anda masukkan, berapa halaman  PDF-nya.

Jangan anggap calon konsume anda sudah tahu semua detail –Jangan Berasumsi – bagikan semua informasi dengan jelas.

10. Mendapatkan traffic dari iklan atau guest posting?

Pastikan landing page anda relevan dengan sumber traffic anda.

Jika anda menjalankan kampanye Iklan Google Ads untuk “Supplier Grosir Gamis Syari”, pastikan kalimat “Supplier Grosir Gamis Syari” ada di headline landing page anda.

11. Master copywriter, Drayton Bird, memberi tahu bahwa setiap penawaran iklan harus memuaskan satu atau lebih dari 9 kebutuhan manusia:

  1. menghasilkan uang,
  2. menyimpan uang,
  3. menghemat waktu dan tenaga,
  4. melakukan sesuatu yang baik untuk keluarga,
  5. merasa aman,
  6. memberi kesan baik untuk orang lain,
  7. mendapatkan kesenangan,
  8. mengembangkan diri,
  9. atau merasa tergabung dengan sebuah kelompok.

Sebetulnya ada yang kesepuluh – membuat anda sangat seksi di mata pasangan anda.

Terlepas anda jomblo atau tidak, tapi hal ini adalah penggerak terkuat setelah urusan perut sudah terkendali.

12. Sekarang setelah anda mengidentifikasi kebutuhan dasar manusia, bagaimana cara mengekspresikannya dalam headline yang emosional?

13. Apakah anda sudah menerjamahkan fitur anda menjadi keuntungan untuk calon pembeli?

Yakin! anda pasti masih memiliki beberapa keuntungan yang bisa anda jelaskan.

Ingat, fitur adalah apa yang dilakukan produk atau jasa anda.

Keuntungan adalah apa yang akan didapatkan orang yang membeli dari anda.

14. Letakkan foto anda di halaman penjualan.

Manusia lebih terhubung dengan wajah seseorang.

Jika prospek bisa melihat anda, akan lebih mudah bagi mereka untuk mempercayai anda.

15. Jika anda memiliki peliharaan, anda bisa menggantinya dengan foto anda bersama peliharaan anda. (Tergantung apa dulu yang anda jual)

16. Anda bisa mencoba menggunakan foto hewan peliharaan seperti anjing. Percaya atau tidak, terkadang ini bekerja.

17. Sederhanakan bahasa anda. Pastikan anda menjaga pemilihan kata anda jelas dan simple. (Ingatlah bahwa penulisan yang simple bukan berarti penulisan yang asal).

18. Tidak peduli seberapa emosional penawaran anda, seimbangkan dengan logika.

Beri orang fakta dan angka yang mereka butuhkan sehingga mereka bisa menyakinkan diri mereka untuk membeli.

Bahkan untuk pleasure-based purchase atau pembelian yang hanya berdasarkan keinginan bisa dijustifikasi dengan keuntungan logis (kecakapan kerja yang unggul, material langka, menjadikan pemakai semakin percaya diri).

19. Bonus menggiurkan apa yang bisa anda tawarkan?

Gamis memang cantik, tapi tak ada yang menolak bila diberi bonus kan?

Temukan hijab gratis untuk gamis anda, bonus ini tentu membuat produk bagus anda terlihat lebih baik.

20. Apakah anda memberikan pesan pada orang yang tepat?

Coba list orang-orang yang benar-benar menginginkan apa yang anda tawarkan dan siapa yang ingin dan mampu untuk membeli?

21. Dengarkan pertanyaan yang anda dapatkan dari calon pembeli. Apa yang masih tidak dipahami oleh orang-orang?

Apa yang membuat mereka khawatir tentang penawaran anda?

Bahkan jika anda menggunakan outsource atau sudah ada tim, hal yang bagus untuk secara rutin membaca pilihan random dari pesan customer.

22. Tempatkan elemen sales anda yang paling penting di “above the fold” (dengan kata lain, di layar pertama, tanpa perlu scrolling, ketika pembaca masuk ke halaman anda).

Biasanya ini berarti headline yang menarik, paragraf pembuka yang hebat, dan mungkin foto produk yang mengagumkan (untuk menciptakan keinginan) atau foto anda (untuk membangun kepercayaan dan hubungan).

Studi gerakan mata menyarankan bahwa gambar terpenting anda harus berada di bagian kiri atas dari halaman anda.

23. Cek jalur pembaca.

Apakah headline dan subheading anda menceritakan cerita yang menarik jika anda membacanya tanpa lanjut membaca semua tulisan?

24. Bagaimana garansi anda?

Dapatkah anda menyatakannya dengan lebih percaya diri? Apakah garansi anda dapat menghilangkan resiko customer?

25. Apakah anda menerima pembayaran digital? Pembayaran digital seperti OVO, Dana, Gopay memiliki masalah tersendiri, tapi ini juga jalur pembayaran yang unik untuk banyak customer.

Mereka akan menghabiskan uang secara bebas dengan ini, ketika mereka bahkan harus berpikir dua kali sebelum mengeluarkan kartu kredit.

26. Pernahkah anda menjual dengan berani dan memaksa? Apakah ada sesuatu yang bisa anda hilangkan?

27. Bagaimana pengalaman menggunakan produk atau jasa anda?

Bisakah anda membuatnya menjadi lebih jelas dengan video testimoni atau studi kasus yang bagus?

28. Apakah ada alasan prospek anda mungkin merasa bodoh untuk membeli dari anda?

Apakah mereka takut akan menyesal nanti? Bahwa teman, pasangan, atau rekan kerja mereka akan mengejek mereka tentang pembelian ini? Perbaiki.

29. Apakah anda menggunakan konvensi dengan design standard?

Link harus digarisbawahi. Navigasi (jika anda memilikinya di Landing Page anda) harus secepatnya dibuat mudah dipahami.

30. Punya testimoni? Punya testimoni yang betulan efektif?

31. Apakah calon pembeli tahu semua hal yang diperlukan untuk membuat pembelian ini?

Pertanyaan apa yang mungkin masih muncul di pikiran mereka?

Bagaimana cara anda mengedukasi mereka supaya lebih percaya diri tentang keputusannya untuk membeli?

32. Apakah link di keranjang belanja anda bekerja? (atau mungkin link ke CS anda ).

Coba uji setiap link di halaman yang menuju ke keranjang anda. Dan ingatlah untuk mengujinya satu atau dua kali.

33. Apakah marketing anda membosankan?

Ingatlah mantra dari Paul Newman yang hebat: “Selalu anggap serius pekerjaan. Jangan anggap serius diri anda”.

Jika marketing anda membuat customer bosan, fungsinya tidak akan terlaksana dengan baik.

34. Media sosial tidak hanya tentang berbicara – tapi juga tentang mendengarkan.

Apa yang dikeluhkan oleh customer potensial anda di Twitter, Facebook, LinkedIn, forum, komentar blog?

Masalah apa yang bisa anda selesaikan untuk mereka?

Apa yang mereka gunakan untuk mendeskripsikan keluhan mereka?

35. Sudahkan anda menjawab semua pertanyaan mereka?

Membicarakan semua keberatan mereka?

Munkin anda khawatir akan membuat tulisan yang terlalu panjang jika membahas semua poin. Tapi itu tidak akan terlalu panjang.

36. Apakah anda sudah menjadi terlalu original dan kreatif hingga semua orang pergi? Ingat perkataan ahli iklan legendaris, Leo Burnett:

“Jika anda memaksa untuk menjadi berbeda tanpa alasan yang jelas, anda bisa mencoba memakan kaus kaki untuk sarapan”.

37. Bisakan anda menawarkan free trial untuk calon pembeli?

38. Bisakah anda membagi biaya pembelian menjadi beberapa kali pembayaran?

39. Bisakah anda menawarkan bonus gratis yang menarik, yang bisa dimiliki customer, baik mereka membeli produk utamanya atau tidak?

Konten yang sangat menarik akan sangat sesuai untuk ini.

40. Apakah headline anda menawarkan keuntungan pada customer?

41. Bagaimana cara anda membuat iklan anda terlalu berharga untuk dibuang?

Bagaimana anda bisa membuat hidup pembaca lebih baik setelah membaca salesletter anda?

Pikirkan laporan spesial, white papaers, dan konten marketing lainnya yang bisa anda berika untuk prospek anda.


42. Pernahkah anda mencoba menarik keserakahan pembaca?

Memang tidak terlalu bagus, tapi ini masih salah satu cara yang paling efektif untuk memancing respon. (kalimat lebih baiknya adalah, “pastikan anda menawarkan value yang bagus pada calon pembeli anda”).

43. Apakah pesan anda membingungkan?

Anak  usia Sembilan tahun Calon pembeli, harus bisa membaca tulisan penjualan anda dan mengetahui mengapa dia harus membeli produk anda.

44. Bisakah anda menghubungkan tulisan anda dengan trend saat ini?

Ini akan efektif terutama pada tulisan berbasis web dan untuk launching produk jangka pendek, karena anda bisa jadi sangat up-to-date. 

45. Bisakah anda menghubungkan tulisan anda ke sesuatu yang banyak dikhawatirkan orang?

Bisa jadi sesuatu di berita (sebuah tumpahan minyak, perubahan iklim, ketidakstabilan ekonomi) atau sesuatu yang berhubungan dengan waktu tertentu di kehidupan calon pembeli anda (krisis kehidupan, kekhawatiran tentang anak-anak atau pasangan, kecemasan masa pensiun).

46. Cobalah sedikit menyanjung.

Salah satu kalimat pembukaan terbaik dari tulisan penjualan datang dari America Express: “Jujur saja, kartu American Express ini bukan untuk semua orang”.

Pembaca akan segera merasa mendapat suntikan rasa percaya diri karena menganggap bahwa kartu ini hanya untuk orang-orang spesial seperti mereka.

47. Apakah ada alasan yang menarik dan urgent untuk melakukan aksi hari ini?

Jika prospek tidak memiliki alasan untuk langsung bertindak, mereka akan selau punya alasan untuk menunda-nunda pembelian.

48. Apakah anda membayangkan satu pembaca ketika sedang menulis salesletter?

Jangan menulis untuk kerumunan – tulis untuk satu customer ideal yang ingin anda yakinkan.

Nada dan gaya bicara anda akan secara otomatis menjadi mudah dipercaya, dan anda akan lebih mudah untuk menemukan detail relevan yang sempurna untuk menyampaikan pesan anda.

49. Beri tahu pembaca mengapa anda membuat penawaran ini.

Dalam istilah copywriting, ini adalah bagian “reason why,”, dan secara virtual ini selalu dapat meningkatkan respon.

50. Bisakah anda mendapatkan endorsement dari seseorang yang dihormati oleh customer anda?

Endorsement dari selebritis selalu bernilai, tapi anda juga bisa menemukan “quasi-celebrities” dari bidang anda yang memiliki pengaruh sama dengan publik figure nasional.

51. Bisakah anda memberikan demonstrasi dari produk atau jasa?

Jika itu bukan sesuatu yang bisa dipraktekkan melalui video, coba ceritakan cerita yang menarik tentang bagaimana penawaran anda memecahkan masalah pelik dari salah satu customer anda.

52. Seberapa sering anda menggunakan kata “Anda?”.

Bisakah itu ditingkatkan?

53. Seberapa sering anda menggunakan kata “Kami?”.

Bisakah itu dihilangkan? (“Saya” sebenarnya lebih baik daripada “Kami”, yang lebih terkesan corporate dan kaku).

54. Tontonlah beberapa iklan yang anda temui.

Siapkan pena dan catatan. Tulis setiap teknik penjualan yang anda lihat.

Besoknya, adaptasikan minimal tiga untuk pasar anda sendiri (Ingat, anda bisa mengganti gaya bicara dan juga level informasi untuk menyesuaikan dengan pembeli anda).

55. Sudahkah anda menjadi pemimpin di Market Leader anda?

56. Apakah ada “gajah di ruang tamu”?

Dengan kata lain, apakah ada keberatan besar yang belum anda bahas karena anda hanya tidak mau memikirkannya?

Anda harus menghadapi semua kebenaran yang ada walaupun tidak nyaman secara langsung.

Jangan anggap bahwa jika anda tidak membahasnya, itu tidak akan terjadi pada prospek anda.


57. Bagaimana follow-up anda? Apakah anda memiliki sumber untuk menjawab semua pertanyaan yang masuk?

Ingat, pertanyaan seringkali merupakan keberatan yang disamarkan.

Pertanyaan dari pembeli bisa memberi anda poin pembicaraan yang bagus untuk tulisan penjualan anda.

Anda bisa memberikan beberapa bantuan dalam bentuk Video Call yang ramah atau dengan email saat grand launhing.

58. Apakah ada angka di headline anda? Mungkin seharusnya ada.

59. Tidak jauh berbeda, apakah anda sudah menghitung keuntungan anda?

Sudahkah anda menerjemahkan “menghemat waktu” menjadi “hemat tiga minggu penuh / cukup waktu untuk pergi berlibur / setiap tahun”.

Tambahkan angka di hasil yang bisa anda buat untuk customer anda.

60. Tahukah anda  “doodles”, dan elemen lain yang terlihat seperti tulisan tangan bisa meningkatkan respon – bahkan di dunia online.

Ada ratusan font tulisan tangan yang tersedia, yang bisa dikonversi menjadi elemen visual menggunakan Photoshop atau software pembuat logo yang sederhana.

61. Apakah headline anda membuat pembaca ingin membaca baris pertama dari tulisan anda?

62. Apakah baris pertama anda membuat pembaca ingin membaca baris kedua tulisan anda?

63. Apakah baris kedua anda membuat pembaca ingin membaca baris ketiga?

64. Dan seterusnya?

65. Tambahkan beberapa bukti yang menunjukkan bahwa apa yang anda katakan itu benar.

Bukti ini bisa berupa statistik, testimoni, studi kasus, bahkah cerita berita atau event yang menggambarkan ide yang mendasari produk atau jasa anda.

66. Bandingkan apel dengan jeruk.

Jangan bandingkan harga produk anda dengan harga kompetitor – bandingkan dengan item di kategori yang berbeda yang berharga lebih mahal.

Misalnya, bandingkan kelas online anda dengan harga konsultasi personal.

67. Untuk alasan ini, bukan ide yang buruk untuk memiliki minimal satu item berharga mahal.

Ini bisa membuat semua yang anda jual menjadi terlihat lebih terjangkau sebagai perbandingan.

68. Buat halaman atau form pemesanan anda mudah dipahami.

Halaman penjualan yang rumit membuat customer bingung.

69. Ingatlah untuk menyatakan kembali penawaran anda di halaman pemesanan.

Jangan harap customer akan mengingat semua detail dari apa yang (hampir) anda jual pada mereka. Tulis ulang semua keuntungan itu.

70. Tambahkan nomor telepon yang bisa dihubungi orang-orang yang ingin bertanya.

Ini memang agak sulit untuk ditangani, tapi ini bisa meningkatkan respon anda secara signifikan.

71. Tambahkan foto dari apa yang anda jual, jika memungkinkan.

72. Apakah ada banyak navigasi pengalih perhatian yang mengarahkan customer anda tidak untuk membeli? (yang terburuk adalah iklan murahan yang menarik orang pergi hanya demi sedikit keuntungan saja).

Hilangkan itu  dari website anda!

Fokuskan perhatian pembaca anda pada penawaran dengan format satu kolom yang tidak memiliki pengalih perhatian.

73. Tambahkan caption di semua gambar yang anda gunakan.

Caption adalah elemen ketiga yang paling banyak dibaca dari tulisan penjualan, setelah headline dan p.s.

Caption haruslah menjelaskan keuntungan menarik dari produk atau jasa anda. (bahkan walaupun keuntungan tersebut tidak terlalu sesuai dengan gambarnya).

74. Sekalian, hubungkan dengan link dari gambar anda ke keranjang belanja.

75. Buat paragraf pertama sangat mudah untuk dibaca.

Gunakan kalimat yang pendek, kuat, dan menarik. Cerita yang baik bisa digunakan untuk ini.

76. Apakah desain visual Landing Page anda sesuai dengan penawaran anda?

Jika anda menawarkan liburan mewah, apakah grafis dan bahasa anda memiliki kesan mewah?

Jika anda menjual fashion remaja, apakah design anda trendy dan imut?

77. Apakah anda mencoba menjual dari hanya status / postingan blog?

Lebih baik arahkan pembeli ke landing page yang sudah didisain dengan baik.

78. Ada di tengah-tengah launching dan penjualan anda kosong? Pikirkan bonus yang menyenangkan dan umumkan pada daftar anda.

Frank Kern menyebut ini dengan istilah “stacking the cool”.

79. Apakah anda membuat calon pembeli anda memiliki terlalu banyak pilihan? Orang yang bingung tidak akan membeli.

Anda sebaiknya memiliki paling banyak tiga pilihan untuk dipilih, seperti “silver, gold, atau platinum”.

80. Cari sesuatu yang tidak jelas dari tulisan anda.

Ganti dengan detail yang jelas dan spesifik. Sesuatu yang spesifik itu meyakinkan, dan memudahkan prospek untuk membayangkan diri mereka menggunakan produk anda.

81. Angka adalah detail yang paling meyakinkan.

Terjemahkan semua yang anda bisa dalam bentuk angka.

82. Cari bagian dari tulisan anda yang mungkin membuat prospek anda berpikir, “Tidak” atau “Sepertinya tidak”.

Perbaiki bagian itu. Anda sebaiknya membuat prospek menganggukan kepalanya tanda setuju di sepanjang waktu dia membaca tulisan anda.

83. Jangan takut untuk mengulangi perkataan anda.

Prospek seringkali tidak membaca setiap kata dari pesan penjualan.

Cari cara untuk menyatakan kembali CTA anda, keuntungan yang paling penting, dan garansi anda.

84. Beri petunjuk tentang keuntungan yang menarik di awal tulisan, lalu jelaskan lebih jauh dalam pesan penjualan. (Berhati-hatilah dengan headline yang berbasis rasa ingin tahu, karena secara tradisional headline seperti ini tidak melakukan konversi sebaik headline berbasis berita).

85. Gunakan dua kata ajaib untuk tulisan yang meyakinkan. Gunakan kata anda & karena

86. Marketing yang sukses tidak menjual produk atau jasa – tapi menjual keuntungan dan ide besar.

Apa ide besar anda?

Apa yang sebenarnya anda jual?

Jika anda tidak yakin, kembalilah ke sepuluh kebutuhan manusia di poin 11 di atas.

87. Jika anda menawarkan sesuatu yang bersifat fisik, pastikan itu bisa dikirim dengan cepat.

Kemampuan untuk menerima pemesanan cepat bisa meningkatkan respon, bahkan jika customer tidak menggunakannya.

88. Tempatkan badge “Garansi” atau lencana yang mirip di halaman penjualan anda.

89. Mungkinkah anda menurunkan harga penawaran anda?

Ternyata, banyak pembeli, bahkan dalam kondisi ekonomi yang buruk, tidak akan membeli produk atau jasa yang terkesan terlalu murah dan tidak layak mendapatkan perhatian mereka.

90. Apakah anda menggunakan kalimat “Beli sekarang” di tombol keranjang belanja anda?

Coba kalimat “Tambahkan ke keranjang”, “Bergabunglah dengan kami”, atau kalimat lain yang mirip.

Terlalu fokus pada aspek kata “beli”, terbukti menurunkan respon.

91. Ijinkan prospek anda untuk membayangkan diri mereka membeli.

Bicaralah seperti mereka sudah membeli.

Jelaskan kehidupan yang akan mereka jalani, sebagai customer anda. 

92. Pengobatan terjual jauh lebih baik dibandingkan pencegahan.

Jika produk anda sebagian besar adalah pencegahan, cari elemen “pengobatan” dan tampilkan di depan dan di tangah.

Pecahkan masalah yang sudah dimiliki orang-orang, daripada mencegah masalah yang mungkin mereka miliki nanti.

93. Jika iklan lucu anda tidak mengkonversi, coba ubah gayanya.

Humor secara alami memang tidak bisa diprediksi. Bisa saja bekerja dengan baik, atau justru menghancurkan konversi anda.

Jika anda tidak bisa menemukan hal lain yang mungkin salah, mungkin ini adalah pelakunya.

94. Apakah anda berbakat memberikan penjelasan yang tidak lengkap? Jago menjelaskan dengan terlalu samar? Atasi itu. Setidaknya dalam tulisan salesletter anda.

95. Bagaimana P.S anda? (Anda memiliki P.S. kan? atau pakai NB)

Apakah menarik? Umumnya anda bisa menyatakan kembali keuntungan yang menarik, garansi, elemen urgensi, atau ketiganya.

96. Potong semua paragraf panjang menjadi pendek.

Pastikan ada cukup subheading sehingga anda minimal memiliki satu per layar.

Jika tulisan terlihat menakutkan untuk dibaca, tidak akan ada yang membacanya.

97. Besarkan ukuran font anda.

98. Tambahkan “takeaway”.

Tidak ini maksudnya bukan untuk menu makan cepat saji – ini adalah pesan bahwa penawaran anda bukan untuk semua orang. (Dengan kata lain, anda mengancam untuk men-“take away” atau mengambil lagi penawaran hebat anda bagi mereka yang tidak berhak).

Ketika anda cukup percaya diri untuk memberi tahu orang “Tolong jangan pesan produk ini kecuali anda memenuhi [masukkan kualifikasi di sini]”, ini menunjukkan bahwa anda tidak terlalu putus asa untuk melakukan penjualan.

Ini adalah cara yang secara umum menarik untuk hampir semua orang.

99. Apakah anda meletakkan penawaran ini di depan cold prospect?

Bagaimana jika anda memberikan beberapa variasi di depan mereka yang sudah pernah membeli sesuatu dari anda? 

Database customer lama anda adalah market terbaik yang anda miliki. Pastikan anda secara rutin mengirimi mereka penawaran yang menarik.

100. Jika mereka tidak membeli penawaran utama anda, coba kirimkan mereka penawaran yang lebih rendah.

Artinya produk berharga lebih rendah yang memberikan prospek kesempatan kedua untuk mendapatkan sesuatu dari anda.

Ingatlah, bahkan setiap pembelian kecil memberikan anda pembeli yang bisa anda tawari lagi nanti.

Membangun database daftar pembeli adalah salah satu hal paling bijaksana yang bisa anda lakukan untuk bisnis anda.

101. Apa sesuatu dari produk atau jasa anda yang membuat orang merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri?

Pada akhirnya, semua akan berhenti di sini.

Kelana Bayu Aji

Kelana Bayu Aji

Praktisi DIgital Marketing & Co-Founder Bravonomics

About Bravonomics.com

Bravonomics.com adalah Agensi Digital Marketing yang membantu para pemilik bisnis mengoptimasi pemasaran online & membangun tim digital marketing bisnis online

Mau Kami Optimasi Bisnis Anda?

Open chat